Big Data SDPPI Juga Dukung Implementasi 5G dan IoT

18-08-2017

Direktur Pengendalian SDPPI Dwi Handoko ketika memberikan sambutan pada Evaluasi Kegiatan Monitoring dan Penertiban UPT Triwulan ke-2 di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/8).

Palembang (SDPPI) - Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) terus meningkatkan kualitas datanya, terutama mengenai penggunaan spektrum frekuensi radio di Indonesia, dalam upaya mewujudkan Big Data SDPPI yang nantinya juga mendukung implementasi komunikasi data 5G dan era Internet of Things (IoT).

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Pengendalian SDPPI Dwi Handoko ketika memberikan sambutan pada Evaluasi Kegiatan Monitoring dan Penertiban UPT Triwulan ke-2 di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/8).

Selain mengevaluasi laporan-laporan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen SDPPI, kegiatan Palembang itu juga dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kualitas data yang dihimpun UPT dalam rangka menyukseskan penyediaan Big Data SDPPI.

Menurut Dwi Handoko, ketersediaan Big Data mengenai penggunaan spektrum frekuensi di Indonesia itu nantinya juga bisa mendukung suksesnya terimplentasi era 5G dan IOT di negara ini.

Berdasakan hasil laporan UPT Triwulan 2, ada sekitar 12 persen radio siaran FM dari ISR radio FM dan 3 persen dari ISR televisi siaran yang termonitor tidak dimanfaatkan. Kemudian, dari pemanfaatan frekuensi seluler 2100 MHz secara nasional di 133 kabupaten/kota sepanjang 2017, diketahui hanya satu operator yang rata-rata wilayah layanannya mencapai di atas 90 persen, sementara lainnya hanya 50 dan 70 persen.

Dengan banyaknya manfaat yang didapat dari pengolahan data hasil laporan UPT, maka diharapkan UPT dapat semakin meningkatkan kualitas pelaporan data kegiatannya, kata Dwi Handoko menambahkan.

Selain mengevaluasi pelaporan, kegiatan ini juga sebagai wadah diskusi antar-UPT dalam mengoptimalkan analisa hasil monitoring pada tiap-tiap daerah.

Dalam kesempatan sama, Direktorat Pengendalian SDPPI memaparkan mengenai model pengawasan dan pengendalian spektrum frekuensi radio, dan UPT Surabaya menyampaikan tentang Analisa Okupansi Band Penerbangan, sementara UPT Batam memaparkan soal Analisa Kependudukan Frekuensi di Daerah Perbatasan dan persiapan analog switch off.

Dibahas juga tentang capaian kinerja UPT dan realisasi anggaran serta capaian fisik tiap-tiap UPT di seluruh Indonesia. Sampai dengan triwulan kedua ini, rata-rata capaian kegaitan monitoring oleh UPT sudah mencapai 54 persen, meskipun masih ada beberapa UPT yang capaiannya masih perlu ditingkatkan lagi.

Mengenai realisasi anggaran, disampaikan bahwa masih banyak UPT yang realisasi anggarannya masih di bawah 50 persen. Ini harus segera ditingkatkan karena realisasi anggaran tahun ini akan menentukan anggaran yang akan disetujui pada tahun depan.

(Sumber/Foto : Yoseph)

Siaran Pers

114/HM/KOMINFO/05/2018
24-05-2018

Penjelasan Adanya Hoax Terkait Informasi Viral IMEI dan Cyber Crime Polri

65/HM/KOMINFO/02/2018
05-03-2018

Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Me…

SIARAN PERS NO. 51/HM/KOMINFO/02/2018
18-02-2018

Kecepatan Sertifikasi Smartphone Dorong Kecepatan Produk Baru Hadiri Masyar…

Seputar SDPPI

Cek ke Lapangan, Dirdal SDPPI Kunjungi Posko Lebaran Terpadu Makassar
13-06-2018

Makassar (SDPPI) - Plt Direktur Pengendalian Ditjen SDPPI, Kementerian Komunikasi dan...

SDPPI Kerahkan 35 UPT Pastikan Kelancaran Komunikasi Selama Libur Lebaran
08-06-2018

Bandung (SDPPI) - Mengerahkan 35 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di berbagai daerah di...

Sesditjen Tutup Pelatihan Manajemen Survival Batch III
08-06-2018

Jakarta (SDPPI) - Pelatihan Survival Management Batch III, yang diikuti 20 pejabat eselon...

Sorotan Media

Logo Kemkominfo

Beranda | Portal Kominfo | Surel | Hubungi Kami | Peta Situs | Switch to English

© 2018 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika