Jaga Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio, Ditjen SDPPI Tambah Jumlah PPNS

Jaga Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio, Ditjen SDPPI Tambah Jumlah PPNS

Bogor (SDPPI) – Sebagai bentuk komitmen untuk melakukan pengawasan penggunaan Spektrum Frekuensi Radio, Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) kembali melaksanakan Pelatihan Manajemen Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Republik Indonesia (Lemdiklat Polri).

Diklat ini bertujuan agar pegawai yang mengemban fungsi Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja Bagian Keempat Pasal 26 Huruf N diatur tentang Penyerdahanaan Perizinan Berusaha Sektor serta Kemudahan dan Persyaratan Investasi di Bidang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran.

Kadiklat Reserse Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Agus Santoso menjelaskan dalam sambutannya bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, telah membawa perubahan yang sedemikian cepat yang mempengaruhi semua lini kehidupan, diantaranya dalam bidang hukum dan keamanan. “Hal ini dilihat dari indikator menguatnya regulasi tersebut serta pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak” ucapnya, Senin (27/5/2024).

Selain itu pula, program diklat ini merupakan salah satu syarat formil yang harus dipenuhi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana Pasal 3A Ayat 1 “Untuk dapat memenuhi persyaratan diantaranya mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan di bidang penyidikan”, sambungnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Tim Kerja Monitoring, Evaluasi dan Penertiban SFR Hasyim Fiater menjelaskan bahwa Ditjen SDPPI mengemban tugas krusial yang diamanatkan UU No.36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, serta peraturan-peraturan turunannya. Salah satu tugas fungsinya adalah pengawasan dan pengendalian penggunaan spektrum frekuensi radio, dan Ia berharap dengan adanya pelatihan bagi PPNS baru akan berdampak positif untuk Ditjen SDPPI.

“Dengan adanya pelatihan ini, para peserta didik dapat menyiapkan diri sebagai pelaksana pengawasan khususnya untuk pegawai dari Unit Pelaksana Teknis (UPT)”, ucapnya.

Aktualisasi pengawasan dan pengendalian penggunaan spektrum frekuensi radio merupakan salah satu tugas dan fungsi Ditjen SDPPI yang dilaksanakan secara dinamis, oleh karena itu pelatihan PPNS sudah menjadi keharusan agar pegawai di lingkungan Ditjen SDPPI mampu meningkatkan kemampuan baik technical maupun soft skill, menjadi peka terhadap tantangan dari dalam dan luar organisasi, serta profesional dalam menjalankan tugas jabatan.

“Sebagai contoh, sejak adanya pelaksanaan monitoring yang sudah dijalankan hingga saat ini sudah dilakukan tindakan dilapangan seperti penindakan berupa pencabutan atau penghentian beroperasinya penggunaan frekuensi. Tentunya ini menjadi kendala, manakala itu salah langkah di lapangan berdampak pada kerugian operator seluler yang harus benar-benar dicermati dalam rangka pengawasan di lapangan”, lanjutnya.

Sebagai penutup, Hasyim Fiater juga menegaskan “Dari jumlah 30 peserta didik, nantinya dari Tim Manajemen SDM, Organisasi dan RB akan mengevaluasi, jika sudah selesai masa pendidikan dan turun ke lapangan dapat mampu mengevaluasi hasil dari kegiatan ini. Karena itu merupakan targetnya pimpinan bahwa kedepan baik pengguna frekuensi maupun alat sertifikasi itu clear terhadap memperkecil pelanggaran”, tutupnya.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tanggal 27 Mei 2024 sampai 25 Juni 2024 di Lemdiklat Polri, Megamendung, Bogor ini diikuti oleh 30 peserta calon PPNS yang berasal dari pegawai Setditjen SDPPI, Direktorat Pengendalian SDPPI, Direktorat Standardisasi PPI, Direktorat Penataan Sumber Daya serta dari 27 UPT Monitor SFR.

(Sumber/Foto: Karina/Mukhsinun, Setditjen)

Banner `Layanan Ditjen SDPPI`
Banner `SDPPI Digital Assitant`
Banner `SDPPI Maps`
Banner `IFaS-Fest 2024`