Tingkatkan Pelayanan Publik, Ditjen SDPPI Tambah Kompetensi Petugas Loket MoTS

Salah satu peserta Kegiatan Training of Trainer (ToT)  Aplikasi e-Licensing ISR Dinas Maritim yang dilaksanakan di Solo, Kamis (09/11/2023).

Solo (SDPPI) – Petugas pelayanan loket Maritime on The Spot (MoTS) merupakan garda terdepan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) dalam memberikan layanan ISR maritim kepada nelayan dan pelaku usaha di sektor perikanan.

“Kita melakukan ini untuk meningkatkan kompetensi petugas pelayanan loket MoTS di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Indonesia, maka itu Direktorat Operasi Sumber Daya menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) untuk mengakomodir itu” ucap Direktur Operasi Sumber Daya Dwi Handoko dalam sambutannya, Kamis (9/11/2023).

Kegiatan Training of Trainer (ToT) Aplikasi e-Licensing ISR Dinas Maritim bertempat di Hotel The Alana Solo yang diikuti oleh petugas pelayanan loket di 35 Unit Pelaksana Teknis di seluruh Indonesia yang bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Perhubungan.

Dwi Handoko juga menyampaikan komitmen Direktorat Jenderal SDPPI dalam mencari solusi penggunaan frekuensi radio bagi nelayan dan pelaku usaha di sektor perikanan. “Saat ini RPM tentang IKRAN sudah selesai proses harmonisasinya oleh Kementerian Hukum dan HAM” tambahnya.

IKRAN atau Izin Komunikasi Radio Perikanan merupakan izin penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Komunikasi Radio Umum dalam mendukung kegiatan sektor perikanan yang merupakan inovasi solusi lanjutan dari program MoTS.

Adapun, dalam kegiatan ToT ini disampaikan materi terkait update regulasi perizinan spektrum frekuensi radio dinas maritim dan refreshment tata cara pengajuan permohonan ISR dinas maritim melalui aplikasi next generation spectrum e-licensing ISR. “Petugas loket MoTS dapat memahami regulasi, proses dan tata cara perizinan spektrum frekuensi radio dinas maritim dengan baik dan benar,” jelas Direktur Operasi Sumber Daya.

Selain mendapatkan teori tentang regulasi penggunaan spektrum frekuensi radio dinas maritim, peserta ToT juga melakukan praktek tata cara mengajukan permohonan ISR Kapal serta diskusi tentang kendala operasional yang dihadapi di lapangan.

Direktorat Operasi Sumber Daya juga telah menyampaikan 2 (dua) proposal kontribusi pada Second meetings of ITU-D study groups for the 2022-2025 study period – Study Group 1 & 2 di Genewa Swiss. Proposal Indonesia tersebut mengangkat use-case terkait penerapan program MoTS sebagai solusi komunikasi nelayan di Indonesia.

(Sumber/ Foto : Tata Hadinata, Ade Munandar/ Yossica Purnama Putri, Direktorat Operasi Sumber Daya)

Banner `Layanan Ditjen SDPPI`
Banner `SDPPI Digital Assitant`
Banner `SDPPI Maps`
Banner `IFaS-Fest 2024`